Pm-ing

Menurut gw PM-ing udah dilevel cukup mature. Selama follow the guideline kayaknya udah kecium ini project bakalan sukses apa engga?

Cuma masalah sekarang ada engga yang mau ikutin filosofi dari pm-ing bukan pengikut buta harus A,B,C even bakalan ngabisin waktu dan effort.

Just my 2 cent in life

on web

web mulai yummy lagi, gara2 ada preprocessor jadi innovasi bisa jalan lagi. plusnya bisa hampir seperti native untuk kasus tertentu, negatifnya engga pernah bisa seperti native untuk semua kasus. but hell… banyak kemungkinan dan bisa kembali multiplatform itu menarik sekali.

on meta society

Dari PSBB ini gw belajar ada yang namanya essential dan non essential. Non essential biasanya di kick dan diputus kontrak, kalau engga dikasih kerjaan yang cukup buat 5-6 bulan aja. Gw sedih dengan hal ini, tapi pikir-pikir lagi kenapa ada yang memutuskan buat jadi non essential? sebenarnya bisa aja misalnya lu tuh non essential tapi karena skill cukup dan ga tipu2, di tengah pandemi ini beralih sebentar jadi essential.

Jadi ini beberapa yg gw pikir non essential di industry gw, beberapa gw pikir rada2 toxic:
1. Content creator : BIkin banner, copy paste sana sini, terus like and comment. Get a life dude.
2. Technical influencer: Yeah right, terakhir lu ngoding 10 taon yang lalu kali.
3. Agile Coach: Kalo entry point ke posisi lu cukup dengan teriak2 iterasi, scrum, kanban, retrospective.. haha.. lebih murah dari kartu prakerja.
4. Jual tutorial coding selangit: For God Sake!! lu cuma ambil dokumentasi scratch terus lu packing akuin itu karya lu, yeah right.
5. Orang yang nulis Ex-Samsung, Ex-Microsoft , ex-fortune 500:ga percaya diri sama skill sendiri, terus jadi jualan masa lalu.

Yah begitu lah.., One side I pity you all, but if took time learning during college, might not in this shitty situation. Adios!!