Gw dah ga tahan sama portal berita. Pertama iklannya masyallah, pake pop up dan kelap kelip. Kedua kontenya juga masyallah. Muter2, page 1,2,3 isinya sama dengan judul.
Pernah langganan digital, klaimnya liputan investigasi berkualitas. Tapi isinya banyak fitnah dan ga ada 2 cross check fakta.
Jadilah gw ke twitter sebagai sumber utama berita gw. Tapi ini … gw terima nasib dengan kualitas yg gen z dan saling fitnah.
Apes.