on enemy

gw sebisa mungkin untuk menghindari konflik, lu mau maki2 gw, yo wes I ‘ ll be quite, lu mau bad mouth gw behind my back.. yah silahkan aja, I do have more weapons to throw loh, cuma yah monggoo aja.

ada satu konversasi dengan salah satu non performing employee in the company.. ” gw susah konsentrasi.. banyak yang benci gw di kantor”, ya iyalah banyak yang benci lu, kerjaan lu seadanya.. pas di minta kasih effort sedikit malah kabur terus minta nilai lebih pula.  back to topic.. kalau gw harus peduli dengan orang2 yg ga suka gw.. men.. udah masuk rumah sakit jiwa dari dulu.

musuh bisa dateng dari 2 sisi, satu sisi lu doing a great job, ada yg iri.. jadi musuh.. atau lu doing shitty job… jadi musuh juga. buat gw sih.. gw prefer punya musuh versi pertama, at least di keadaan seperti begini.. ada lah minimal satu -dua orang yang bakalan bantu. yang terakhir..biasanya yang bantu under performer juga.

dulu ada yang cerita begini, ketika lu menunjuk, coba dilihat 4 jari lain itu mengarah kemana. kita mudah menyalah kan seseorang.. gara2 lu gw begini, tapi kalau lu periksa kedalem.. most of it its our own fault. ga bisa adaptasi, ga mau bergaul and play the game or you just being arrogant and think you are better than any other people in the room.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s