Pseudoscience

Hal paling mudah buat decide bidang kerja lu adalah pseudoscience dengan coba experiment.. kalau anak lulusan sma bisa engga ngelakuin kerjaan gw sekarang?

Another things adalah dengan coba detect kalau posisi gw engga ada, apakah akan berpengaruh besar dengan perusahaan?

Gw rada kesel dengan so called job classification. Some stupid consultant classify our jobs as this and that. In the end I am the one who fix the mess.

So called pseudoscience..

the so called stupid fight

gw rada enggan kalau ada yang bahas soal politik atau ekonomi. salah satu alasannya ya itu.. bukan bidang saya pak.  tapi.. untuk 2 bidang itu.. waduh, sepertinya semua orang adalah maestro di bidang itu, lebih jago lah dari pada komentator bola yang sering muncul di TV.

lebih bodoh lagi dari diskusi ini berubah jadi perang dingin. “setan, si X ternyata pendukung partai Z”, “bah kalau tau lu dari dulu bid’ah ga bakalan gw bantuin lu”, begitulah sekelumit ngedumel dari curhatan sebagian sahabat.

komentar gw biasanya begini.. itu temen lu, nyata, ada , nongol kalo kalo lu lagi sial. partai, presiden pilihan lu kagak bakalan ada. dan biasanya jawaban antara bener juga, atau emang lu dari dulu apatis sama beginian.ya sudah.. does not bother at all.

teringat ucapan dari guru jaman dulu, badai sebrang pulau terlihat, gajah depan mata tak terlihat. atau tontonan jangan lah jadi tuntunan. kalau ada orang debat kusir di TV sebaiknya jangan lah di tiru juga, seperti tayangan X factor, “do not do this at home”.

karena saya habis minum antibiotik buat pilek sial ini. pikiran gw merantau entah sampai mana. sampai pada akhirnya.. “mungkin engga sih?, masalah utama kita adalah kurangnya kerjaan?”, melihat kantoran2 di sudirman ini, ada beberapa hal.. yang gw pikir.. “ini serius harus sarjana buat beginian?”, katakanlah urus2 jadwal keluar kantor atau urus2 pameran terus bagi2 pamflet.

not that I said you do not need a brain for that, bahkan nafas pun butuh otak lah. tapi.. buat angkat semut harus ngegym angkat 50 kg selama 4 tahun?, atau sebenarnya 4 tahun itu hanya cukup untuk angkat semut?

in some say, I believe people are evolving. bukan karena si A talented makanya bisa itu.. tapi karena lu di paksa buat evolve and you survive. dengan kata lagi engga crying baby dan berharap orang tua akan menyelamatkan dengan duit. banyak perusahaan MNC besar itu harus mulai dari bawah. dari posisi MT terus naik dan naik. perusahaan cupu2 biasanya cuma butuh orang skill X dan terus hire skill X dan we have a dead end job.

ngalor ngidul etc, inti dari tulisan ini, daripada lu sibuk neggosip dan berantem buat hal2 yang engga jelas. get a real job lah, dan push yourself to the limit.” I am intellectual person, is my right to have opinion about this and that”, true, dan gw juga punya hak untuk pake VGA gw buat mining bitcoin. but WTF dude.

On the surface

Untuk beberapa hal gw tipikal orang yang fokus lebih baik bagus di satu hal daripada medioker di segala bidang. Dan ini adalah hal yang terjadi dengan saya beberapa tahun terakhir.

Karena tuntu(t/n)an kerjaan, mulai berlatih untuk ambil satu bidang dan lets see ini bisa kemana. Beberapa bulan projek di stop dan berganti ke hal yang lain.

Sampai saya sadar, shit lah kalau begini gw bakalan engga lebih baik dari fresh graduate atau bahkan dari anak2 sma yang ikutan bootcamp. Jadilah saya belajar lebih pada teori daripada gaya klak klik dan library ini dan itu.

Di satu sisi saya jadi engga ngerti sama sekali tentang satu bidang. Tapi ini sepertinya keuntungan juga. Saya jadi terbiasa bilang apa untungnya buat gw kalau gw mau ini dan itu? Apakah ini akan solve masalah saya yang hadapi.

Berevolusi dari belajar terus jawab pertanyaan dan berubah menjadi dari pertanyaan lalu lanjut ke explorasi solusi.

Jangan lah jadi spesialis karena anda cuma tahu satu bidang aja. Jadi spesialis karena anda menghabiskan waktu dan upaya untuk memahami lebih dalam dari yang anda hadapi.

Bingung dengan orang2 yang membiasakan pake lib atau tools ini itu lalu pertanyaan basic tidak terjawab. Apakah skill kamu sebegitu rendahnya sampai tidak percaya diri kalau kamu mampu berdiri diatas kaki sendiri?

Dan iya, saya lagi under medication. Pilek berat dan gw perlu take strong medicine. Haha.

about knowing and executing

melakukan hal yang baru di dunia yang baru, membuat gw harus mulai belajar dari nol lagi. hal2 yang dianggap kecil oleh para suhu, sepertinya itu hal yang mustahil buat para newbie. gw sekarang lagi mulai belajar tentang A. buat permulaan, gw ambil semua buku tentang A, baca satu2 dan ulangi lagi. ketika hari H nya.. eh gw tau harus begini dan begitu, tapi apa daya.. stamina kurang terus harus giving up.

lihat dan ngobrol dengan sekitar, penuh dengan teori ini terus itu terus ini lagi. yes that I know exactly. tapi execution is really hard.

jadi teringat dengan profesi saya sekarang, on daily basis it feels like playing games all day long, with high andrenaline rush. kadang2 berpikir, anjrit dibayar segini buat ginian doang, kan anak baru lulus kuliah bisa beginian, tinggal gambar ini dan itu terus bullshit ini dan itu.

sepertinya tidak sodara2. dan saya mulai paham sekarang. sekian

High auf Deutsch

Ich bin jetzt krank. Ich habe ein bisschen griffe und laufende nase. Früher habe Ich eine Medikamente genommen aber super, bin Ich mehr krank als diese Morgen. Heute Morgen sollte Ich eine BJJ Kampf gemacht, aber meine Frau denkt dass wir nicht ins Gym gehen. Sie hat ein bisschen angst mit dem leute darin.

Ich weisst nicht, was ich schreiben soll.  Aber, denkt auf Deutsch, es ist erfrischend. I werde der nächste brief in Deutsch schreiben.

 

on social media

baru sadar kalau twitter dan facebook sepertinya dan sepastinya banyak diisi oleh bot2 jahannam. awalnya gw pikir itu semacam orang tolol yang digaji UMR buat ngeblast sekian banyak tweet dan pos.. dan saya salah sodara2. the timing from those data are to frikkin near.

sekian.