Berulang

Kejadian berulang karena kita tidak pernah diam sejenak untuk belajar. Berfikir dan bertanya apa yang perlu kita lakukan untuk memastikan ini tidak berulang lagi. Sayang, waktu untuk belajar hanya habis untuk mencaci maki dan berdebat demi ego, bukan untuk kesepahaman.

Dari gw kecil sampai sekarang, dibulan puasa selalu terjadi debat tidak berfaedah, perlukah tempat makanan ditutup ketika bulan puasa? kejadian diawali dengan razia kasar kepada pedagang kecil, lalu terjadi debat kusir dimedia(tv/koran/internet) berakhir dengan hal-hal seperti ini tidak perlu terjadi dan juga tempat makanan di mall2 mewah kenapa tidak kena razia juga?, berdamai, dan kita ulangi lagi tahun depan.

Pertama itu aneh, kedua mungkin masih masa belajar dan ketiga dan selanjutnya, menyerah karena sepertinya orang-orang di negara ini punya masalah amnesia untuk hal-hal penting dan ingatan super kuat untuk hal-hal trivial.

Manusia ketika ada didalam suatu kelompok, cara berpikirnya sama dengan orang terbodoh didalam kelompok itu, kata dosen saya dulu. Dengan populasi yang padat, pendidikan yang penting nilai tinggi tanpa proses, sangatlah mudah untuk melakukan pembodohan massal. Keinginan bawah terinduksi ke tetangga terdekat, terinduksi lagi dan ketika cukup besar, cukup untuk digunakan menjadi platform politikus mencari kursi.

berputar, berputar tanpa ada keinginan untuk keluar dari lingkaran setan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: